Aku di Pagi Hari

matahari menampakkan cahayanya
aku menyeruak keluar
ku tapakkan kaki kuat
melangkah menapaki pagi ini
masih sepi ternyata
dunia masih enggan untuk bicara
ku lihat sekeliling
masih ada yang merehatkan tubuhnya
apa aku terlalu pagi ?
terlalu pagi untuk melihat bangsaku
bangsa yang hiruk pikuk
tapi biarlah ..
ini juga demi masa depanku



Lanjutkan baca...

Bahasa Adalah Cermin Hidup Perubah Karakter dan Moral

Bahasa dan karakter dapat menjadi satu kesatuan apabila ada keseimbangan terhadap keduanya. Sebagai contoh, bila kita berbahasa buruk atau tidak santun, pasti orang akan berpikir karakter kita buruk dan tidak sopan, begitu pun sebaliknya bila kita berbahasa santun dan baik, pasti orang akan berpikir karakter kita baik dan sopan. Bahasa juga dapat mempengaruhi moral seseorang.
Dari situ kita bisa bercermin pada bahasa, apakah kita berkarakter baik atau buruk? dan apakah kita bermoral baik atau buruk? Sekarang ini bahasa Indonesia yang baik dan sesuai EYD sudah jarang digunakan dikarenakan munculnya bahasa alay. Pantas saja moral anak sekarang buruk, karena bahasa alay yang mempengaruhi pikiran mereka dan menghilangkan citra bahasa Indonesia dipikiran mereka.

Kita sebagai generasi penerus harus melawan itu semua agar citra bahasa Indonesia meningkat kembali. Moral dan karakter kita pun menjadi lebih baik dan menjadi generasi penerus yang membuat kemajuan pada bangsa Indonesia. Berbahasalah yang santun, supaya kita dapat membangun Indonesia menjadi karakter yang lebih baik dan lebih bermoral tinggi.
(salam cinta bahasa :))
Lanjutkan baca...

Bahasa Kita Hancur Seketika

Sekarang ini bahasa Indonesia mulai hancur ketika maraknya bahasa-bahasa yang sulit dimengerti karena penulisannya yaitu bahasa alay. Bahasa alay adalah bahasa yang penulisan katanya tidak sesuai dengan EYD (ejaan yang disempurnakan), sebagai contoh bahasa alay adalah “qmuwh ageeh apph?” sedangkan bahasa Indonesia menuliskannya dengan “ kamu lagi apa?”, sungguh aneh dan sulit untuk dibaca karena tidak sesuai dengan EYD.
Bahasa merupakan gambaran identitas suatu bangsa dan mengukur tinggi rendahnya kebudayaan suatu bangsa. Kita sebagai generasi penerus bangsa, harus selalu mengikuti akidah bangsa Indonesia yaitu berbahasa satu bahasa Indonesia yang sesuai EYD, agar bahasa kita terpelihara dengan baik dan selalu menjadi ciri khas bangsa kita.

Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan sesuai dengan EYD memang agak sulit, tetapi itulah tantangan kita sebagai rakyat Indonesia untuk selalu mempelajari bahasa Indonesia dengan baik dan sesuai EYD, agar kita menjadi suatu kesatuan yang utuh yaitu berbangsa satu bangsa Indonesia, bertanah air satu tanah air Indonesia, berbahasa satu bahasa Indonesia yang baik dan sesuai EYD.
Jagalah selalu bahasa kita, jangan biarkan bahasa kita hancur seketika dengan munculnya bahasa alay. Kurangai pemakaian bahasa alay dan selalu pelajarilah bahasa Indonesia yang baik dan sesuai EYD, itu merupakan salah satu wujud kecintaan kita pada bangsa Indonesia.
(salam cinta bahasa :))
Lanjutkan baca...

Karakter Bangsa Dimataku

Terlintas sejenak dipikiran ketika saya melihat berita-berita di televise tentang kemajuan Indonesia dan prestasi Indonesia, sungguh membanggakan dan sangat menyentuh hati saya untuk selalu mencintai dan menjunjung tinggi martabat bangsa ini. Tetapi ketika saya melihat berita yang berkaitan dengan kriminalitas, korupsi, penyalahgunaan wewenang dan bencana alam yang menimpa bangsa ini, saya merasa sangat miris dan menyentuh hati saya untuk selalu tidak perlu bangga menjadi orang Indonesia. Saya jadi berpikir bahwa karakter bangsa ini sangat hancur dan membutuhkan perubahan serta pembentukan karakter menjadi yang lebih baik. Tetapi saya pun masih bingung siapa yang harus melakukan perubahan? Indonesia atau pemimpin Indonesia? Indonesia atau rakyat Indonesia? Indonesia atau alam Indonesia? Itulah yang selalu menggelayuti pikiran saya, tanda tanya besar ini belum terjawab dan terpecahkan, walau ada yang berusaha untuk menjawab tetapi tidak ada tindakan yang nyata dari jawaban itu.

Saya pun berusaha untuk memahami karakter dari pemimpin, rakyat, maupun bangsa kita ini. Menurut saya karakter bangsa kita sudah harga mati dari dahulu bahwa Indonesia Negara yang cinta damai dan berlimpah kekayaan, namun pada saat Indonesia dipegang oleh seorang pemimpin, banyak perubahan yang terjadi dan cukup mengagetkan. Sekarang dilihat dari sisi seorang pemimpin Indonesia, kalau Indonesia mengalami perubahan buruk yang cukup drastis, apakah kita menyalahkan bangsa ini? Mungkin ada sebagian yang menyalahkan bangsa ini dan sebagiannya menyalahkan pemimpinnya karena kurangnya perhatian dan kelalaian dalam memimpin. Disini bisa ditegaskan kalau seorang pemimpin yang dapat dicontoh oleh rakyatnya, berbudi pekerti dan berbahasa yang santun. Para petinggi jangan berkata sembarangan atau tidak santun saat memimpin, harus dapat mengontrol atau menyusun kata-kata yang lebih santun sebagai contoh untuk generasi penerus. Jadi bagi para pemimpin bangsa dapat mengintropeksi diri lagi bila dirinya merasa kurang mempunyai karakter sebagai pemimpin.

Dilihat dari sisi rakyat, rakyat juga jangan hanya bisa menyalahkan pemimpin dan bangsa bila ada masalah, rakyat juga harus mempunyai karakter yang peduli lingkungan, mengerti permasalahan pemerintahan dan selalu mendukung pemerintahan menuju kemajuan. Rakyat jangan hanya bisa mengeluh pada pemerintah kalau belum berbuat apa-apa untuk bangsa ini, “mau mencubit tetapi tidak mau dicubit” dapat diistilahkan seperti itu rakyat kita ini. Rakyat juga jangan hanya bisa mencemooh para petinggi dengan bahasa yang tidak santun apabila belum terbukti ada kesalahan, lebih baik diselidiki dahulu dan dibicarakan secara baik-baik dengan bahasa yang santun agar para generasi penerus dapat mencontoh perbuatan dan perkataan baik itu.

Dari seluruh pemikiran saya ini, saya berkesimpulan bahwa bukan karakter bangsa ini yang harus diubah melainkan tetap dipertahankan sebenarnya disamping itu yang harus diubah adalah karakter pemimpin dan rakyat Indonesia, diubah menjadi lebih baik, lebih pengertian dan lebih berbahasa santun.
(salam cinta bahasa :))
Lanjutkan baca...

"KARAKTER" bagiku

Karakter menurut saya adalah sifat atau perilaku yang sudah diberikan sejak lahir oleh Illahi untuk membedakan watak seseorang. Karakter seseorang dapat berubah tergantung pada manusianya, ingin berubah atau tetap mempertahankan sifatnya. Seperti bangsa kita ini, karakter bangsa kita sekarang ini sudah tercampur aduk dan hancur, karena moral anak bangsa yang semakin hancur. Sebagai contoh hancurnya moral anak bangsa yaitu korupsi, tawuran antar etnis, tawuran antar sekolah, kriminalitas dan masih banyak lagi. Sebenarnya merubah dan mempertahankan karakter bangsa itu tidak sulit, bila kita berkemauan tinggi untuk merubahnya dan selalu berpikir positif ke arah yang lebih maju dan baik, serta tidak lupa untuk selalu berdoa kepada Illahi untuk selalu mendukung perubahan dan mempertahankan karakter bangsa ini.
(salam cinta bahasa :))



Lanjutkan baca...